Kamis, 12 Januari 2012

For Teachers!

"Kepada Yth. Bapak Ibu guru.

Selamat pagi menjelang siang, hari ini saya perwakilan dari kelas 9 ingin memberitahukan kepada anda semua tentang keluhan yang saya terima dari teman-teman saya. Teman-teman saya berpendapat bahwa ada beberapa guru yang mereka tidak suka, terkadang ada guru yang setiap masuk kelas selalu cemberut sehingga anak-anak tidak bersemangat untuk belajar, dan juga mereka sangat tidak suka dengan guru yang pembawaannya suram seperti ini :



kami amat sangat tidak setuju dengan keberadaan guru seperti ini disekolah kami, kami tidak suka.



inilah beberapa kriteria guru idaman kami :


1. Friendly
Guru yang seperti ini pasti lebih diterima oleh siswa, karena guru yang seperti ini dapat bergaul dengan siswa, dan dapat mendengarkan semua keluhan siswa, kalau siswa ada masalah, siswa dapat menceritakan semuanya, sehingga guru tersebut dapat mengetahui apa kekurangan dirinya dan teman seperguruannya dan juga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan siswa, jika siswa itu mempunyai kekurangan, guru dapat membimbingnya menuju jalan yang benar, bukan murid yang kekurangan itu bukan bang toyib yang harus diantarkan kejalan yang benar.


2. Guru yang Perhatian
Inilah sosok guru yang sangat amat diidam-idamkan siswa, jika seorang guru mempunyai sifat yang seperti ini siswa akan merasa nyaman jika sedang dihajar eh maksudnya diajar, atau mempunyai rasa perhatian yang teramat dalam terhadap siswanya, seperti contoh berikut :

guru  : kamu kenapa nak?

siswa : aku sedang sedih bu.

guru : kenapa sih nak? coba ceritakan ke ibu apa masalahmu,   mungkin aku bisa membantu

siswa : tapi ibu janji ya akan membantu?

guru : iya sip :)

siswa : gini bu, aku sedang galau gara-gara aku ngga bisa nonton konser katy perry, ibu mau beliin tiketnya ngga bu? minimal yang pink yang harganya 2,7 juta.

guru : Nak, lapangan bola kosong tuh, kita berantem yuk ;)

3. Guru yang dapat diajak bercanda.
Menyisipkan joke disela-sela (eh) pelajaran dapat membuat murid merasa di-refresh kembali, kami amat tidak suka guru yang bawaannya tegang selalu, ini mengganggu konsentrasi kami, jika tidak ada joke sedikitpun pada saat itu kami seakan seperti laptop yang udah dipakai 7 hari 8 malam tanpa di-refresh, mungkin ini susah dijelaskan, intinya murid hanya butuh joke dibeberapa waktu tertentu.

selain itu, kami ingin memberitahukan kepada bapak dan ibu beberapa sifat guru yang sangat amat kami benci, ini dia :

1. Guru yang Selalu Cemberut Ketika Masuk Kelas
bayangkan, bagaimana murid dapat menyukai guru tersebut apabila guru tersebut selalu cemberut ketika masuk kelas kami, kata guru GO saya terkadang guru itu butuh 'topeng' untuk menyembunyikan sisi negatifnya dan memperlihatkan sisi positifnya.

2. Guru yang selalu membanding-bandingkan
Entah berapa kali guru-guru (maaf) selalu membanding-bandingkan antara anak rglr dan anak rsbi. Ada beberapa guru yang berasumsi bahwa anak-anak rsbi lebih diatas kita anak reguler, mungkin itu benar dan itu juga mungkin ada salahnya, saya tau kita itu sama saja tidak dibeda-bedakan, tapi entah mengapa kita selalu sakit hati jika ada guru bilang

'Liat tuh anak rsbi....'

iya kalimat itu sebenarnya dapat memotivasi kita agar anak reguler lebih maju dari anak rsbi, tapi apakah guru pernah mengatakan 

'Liat tuh anak reguler....'

3. Guru yang pelit
Mungkin bapak atau ibu bertanya-tanya 'maksudnya pelit apa ya?', saya akan jelaskan.

ini contoh saja ya, ini fiksi 

Jadi pada suatu hari ada salah satu teman kami disuruh menggambar dan mewarnai, kalau tidak salah itu lagi jaman remedial, mungkin dia kira remedialnya akan dikasih soal, ternyata bukan, dia malah disuruh mewarnai, dia mungkin tidak tau, jadi dia tidak membawa crayon, lalu teman saya meminjam crayon kepada guru tersebut, lalu apa tanggapannya?

'tidak, aku tidak ingin meminjamkan crayon ini kepada orang kaya'

maksudnya apa? mungkin bisa dikonfirmasi kepada guru yang saya maksud.

4. Guru yang memiliki anak 'Emas'
Iya atau ini bisa dibilang pilih kasih, kalau saja pilih kasihnya kepada (maaf) orang yang kurang bisa menangkap pelajaran dengan baik itu pasti akan membuat siswa itu senang, tetapi kalau pilih kasihnya kepada anak yang pintar saja dan orang yang 'kurang' tersebut dibiarkan begitu saja, kita sekolah bayarnya sama saja, sama rata. jadi kita butuh keadilan, kita tidak suka diperlakukan seperti ini.


Selain tentang guru, kita juga ingin peraturan peraturan yang tidak masuk akal dapat dihapus saja, ingat kata Pak Sis

'Kalau saja sekolah kebanyakan peraturannya, siswa tidak akan memikirkan pelajaran, tetapi memikirkan peraturan tersebut.'

-Pak Siswanto, Wali Kelas 9H

Pak Sis Pro siswa banget pak, we love you.

Sekian, pendapat kami tentang guru, kalau ada yang kurang berkenan mohon dimaafkan, karena ini semua keluhan dan pendapat kita, kita juga mempunyai hak untuk megajukan pendapat, kita ini tidak harus pasif, kita harus aktif.

Terima kasih"

1 komentar: