Jumat, 27 Desember 2013

The Script, Band Galau yang Maskulin

Wohoooo, akhirnya gue bisa ngeblog dengan tenang tanpa memikirkan kuota yang bakal abis. Akhirnya akhirnya................

Well, kali ini gue mau nyeritain tentang Band galau yang anti menye-menye. Yak! Siapa lagi kalau bukan The Script? Wohooooooo~





Awalnya gue tau The Script itu waktu gue bener-bener lagi sakit hati. Lagi kratak. Pokoknya bener-bener lagi berkecamuk lah. Hidup gue bimbang. Gue ngga tau harus ngapain, kemudian gue berpikir, gue menjelaskan ini semua secara berlebihan. Sorry.

Iya, pertama kali lagu The Script yang gue denger yaitu The Man Who Can't Be Moved. Siapa yang ngga tau lagu ini sih? Lagu paling ngehitszzz yang nyeritain tentang seorang laki-laki yang ngga mau move. Move. Move on. Kayak gue. Yes, I'm the girl who can't be moveeeeeeeeeeeeeed.

Kedua, gue direkomendasiin lagu Nothing sama Disty. Ah, sialan. Maksudnya apa. Lagu ini ngegambarin gue banget. SO I DIALED HIS NUMBER AND CONFESS TO HIM, I'M STILL IN LOVE BUT ALL I HEARD WAS NOTHING.

Kayaknya orang-orang yang lagi sakit hati jangan dengerin lagu The Script deh, ntar timbul rasa ke-ingin-bunuh-diri-an.

The Script sendiri digawangi oleh tiga om-om ganteng. Yak, siapa lagi kalau bukan si Mas Danny O'Donoghue sebagai vokalis dan kadang main piano, Mark Sheehan sebagai gitaris, dan drummer Glen Power. The Script itu band asal Irlandia. Mereka udah ngeluarin tiga album :
1. The Script
2. Science and Faith
3. #3

Pertama, yang gue suka dari The Script ini adalah musiknya. Iya, musik The Script itu keren banget! Dentingan piano dari Mas Danny, petikan gitar dari Mark Sheehan yang bener-bener memanjakan telinga, bikin gue jatuh cinta. Dan jangan lupain sang drummer! doi si pelengkap musik. Kadang lagunya bener-bener menghentak eeeh tapi arti lagunya galau hahaha.

Kedua, gue suka semua lagu The Script. The Script mengemas lagu secara unik. Seperti sebuah cerita. Memiliki alur dan ini sangat menarik. Contoh : The Man Who Can't Be Moved yang bercerita tentang seorang laki-laki yang abis putus dari pacarnya, dan dia berharap mantannya balik lagi ke tempat dimana mereka pertama bertemu dan dia ga akan pindah dari tempat itu sampai ketemu mantannya.
Pokoknya kalau ngedenger lagu The Script, kayak lagi diceritain. Seru abis!

Ketiga, KARENA ADA MAS DANNY O'DONOGHUE YANG GANTENGNYA BADAI SEMENA-MENA AAAAH MAMPUS GUE JATUH CINTA SAMA KAMU MAS!!!!!

CUKUP MAS CUKUP, AKU NGGA KUADHHHH ;A;


Dan sekarang gue mau ngereview lagu-lagunya, biar kalian juga ikut tergila-gila sama The Script. Mhehehehe. Cekidottttt.

1. Before The Worst
Lagu ini bercerita tentang hubungan yang udah terlanjur retak. Mau dilanjutin atau ngga ya enaknya? mending dilanjutin deh, Before the worst, before we met Before our hearts decide It's time to love again Before too late, before too long Let's try to take it back. Before it all went wrong.


2. Breakeven
Ini lagu paling laknat. Laknat banget. Lagu ini bercerita tentang orang yang uring-uringan gara-gara mantannya udah bahagia sama orang lain dan dia masih still in love. Tapi apa daya? orang udah berakhir semuanya. Yes, I'm still alive but I'm barely breathin'. Buat yang kangen mantan, jangan dengerin deh.



"What am I gonna do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
I'm falling to pieces, yeah"

3. Fall For Anything
Kalau lagu ini ceritanya tentang seorang cowok yang selalu ngasih advice ke ceweknya. "Jangan sama cowok itu, ntar kamu nyesel deh..." mungkin si cewek dan cowok yang ada di lagu ini rupanya sedang friendzone. Abisnya si cowok perhatian banget sama si cewelnya. Tapi itu menurut gue sih hehe.

"You gotta stand for something or you'll fall for anything
Girl that brings you down, down, down"

4. For The First Time.
LAGU INI PARAH. COCOK BANGET BUAT PARA PASANGAN YANG HUBUNGANNYA LAGI DI UJUNG TANDUK. Terharu banget.... Yes, this times are hard, yeah they're making us crazy. Don't give up on me, Baby...



"We're smiling but we're close to tears,
Even after all these years,
We just now got the feeling that we're meeting for the first time."


5. Glowing
Doi udah jujur. ngomong segalanya. terus pergi. Kamu tetep pertahanin. Katanya doi pergi buat menyelamatkan kamu dari hal buruknya, tapi kamu tetep bertahan. 


"Never gonna stop 'til the clock stops tickin'
Never gonna quit 'til my legs stop kickin'
I will follow you and we'll both go missin' (yeah)
No I'm never givin' up 'til my heart stops beatin'
Never lettin' go 'til my lungs stop breathing
I will follow you and we'll both go missin' (yeah)
No, I and we don't even know where we're going
But I'm sitting with you and I'm glowing
(ooh)"

6. If You Ever Come Back.
Iya, aku masih di sini, melakukan hal yang sama seperti apa pernah kita lakukan dulu. Masih berdiri di bawah hujan, tapi tanpamu. Masih ditempat yang sama, tapi tanpamu. Masih melakukan hal biasa kita lakukan, tapi tanpamu. Dan jika kamu akan kembali, kamu tidak usah repot-repot untuk mencariku. Yeah, I'm sitting here trying to persuade you like you're in the same room.


"There'll be a light in the hall and the key under the mat
If you ever come back, if you ever come back now
Oh, if you ever come back, if you ever come back
If it's the fighting you remember or the little things you miss
I know you're out there somewhere so just remember this"

7. If You See Kay.
Lagu ini gue banget. Kamu ngeliat Kay-nya aku ngga? Kalau kamu liat kasih tau aka ya. If you see my friend, doesn't matter where or when. Tell me if you see Kay. Kalau versi gue sih "Her" atau "She"nya diganti jado "Him" "His" sama "He".


"If you see Kay
Will you tell her that I love her
And if you see Kay
Let her know I want her back
If she listens, say I'm missing
Everything about her
Make sure you say I'm sweet FA without her
If you see Kay"

8. If You Could See Me Now.
Bercerita tentang seorang anak yang ingin menunjukan dirinya di depan Ayahnya karena kesuksesannya, tapi sayang, Ayahnya udah ngga ada. Lagu ini menyentuh banget. Musiknya enak, lagunya juga. Pokoknya lagu ini juara deh. 


"I still look for your face in the crowd
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you stand in disgrace or take a bow
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you call me a saint or a sinner?
Would you love me a loser or winner?
When I see my face in the mirror
We look so alike that it makes me shiver"

9. Long Gone And Moved On
Harusnya aku udah lupa sama kamu. Harusnya aku ngga ngarepin kamu lagi, ya, Cause you long gone and moved on.


"Cause I still don't know how to act
Don't know what to say
Still wear the scars like it was yesterday
But you're long gone and moved on
Cause you're long gone 
But I still don't know where to start, still finding my way
Still talk about you like it was yesterday
But you're long gone and moved on"

10. The Man Who Can't Be Moved
Tau sendiri lah ini lagu laknatnya bener-bener laknat. Iya, I'm not moving, guys. Ga akan move sampe bener-bener dapet yang baru mhehehehehe.


''Cause if one day you wake up and find that you're missing me
And your heart starts to wonder where on this earth I could be
Thinking maybe you'll come back here to the place that we'd meet
And you'll see me waiting for you on the corner of the street
So I'm not moving, I'm not moving"


11. Six Degrees Of Separation
PARAH. LAGU INI PARAH. LAKNAT BANGET. LO UDAH NGELAKUIN SEMUANYA BIAR HIDUP LO TENANG, TAPI SEMUA ITU SEMATA-MATA LO LAKUIN GARA-GARA LAGI DEPRESI OH GOD INI GUE BANGET


"First, you think the worst is a broken heart
What's gonna kill you is the second part
And the third, Is when your world splits down the middle
And fourth, you're gonna think that you fixed yourself
Fifth, you see them out with someone else
And the sixth, is when you admit you may have fucked up a little"


12. Exit Wounds
INI JUGA LAGU PARAH BANGET. GUE NGGA NGERTI KENAPA INI LAGU NGENA BANGET


"I'm falling through the doors of the emergency room
Can anybody help me with these exit wounds?
I don't know how much more love this heart can lose
And I'm dying, dying from these exit wounds
Wounds!
Where they're leaving, the scars you're keeping"
Exit wounds


13. Nothing
Dan lagu terakhir........... usaha buat balikan tapi ngga dianggep? Dengerin lagu ini aja ya, terus gantung diri. INI LAGU TERLAKNAT SUMFEHHHHH.


"And my mates are all there trying to calm me down
'Cause I'm shouting your name all over town
I'm swearing if I go there now
I can change her mind, turn it all around
And I know that I'm drunk but I’ll say the words
And she'll listen this time even though they’re slurred
So I, dialed her number and confessed to her
I'm still in love but all I heard
Was nothing (nothing, nothing, nothing)"



Yah, segitu dulu ya. Sebenernya masih ada lagi lagu-lagu The Script yang lainnya. Maka dari itu, mari bergalau tanpa bermenye-menye, Guys!



6 komentar:

  1. setuju banget sama kamu, canss.. diriku juga penggemar berat the script. Sempet pengen move on dari The Script biar nggak galau2an lagi tapi yah,apa daya tiap single The Script muncul di layar tipi maupun di radio, kuping saya bagaikan dibisikin mantra bius bang Dany. Hanjayy emang yee..
    Kalau saya pribadi suka makna tiap lagu2nya yang simple words tapi touching so bad, sama aransemen musiknya yang gak lebay tapi bikin kepala manggut2 sendiri. Keep it up, canss! {}

    BalasHapus
  2. Mantapp (y)
    Gue juga lagi nge-pens sama abang-abang The Script ... <3<3

    BalasHapus
  3. Bener bangeeeeetttt. Terus lagu lagunya the script tuh nyeni bangeeet, kaya lagu Science and Faith. Kalau orang awam kaya aku ga kepikiran ada lagu kaya gitu, apalagi nulisnya haha. Btw makasih reviewnya kak

    BalasHapus
  4. Anjirrrrrr parah. The best dahhh lagu lagu The Script udah berhasil jadi tempat gue netesin air mata!!!

    BalasHapus
  5. Anjirrrr bangettt dah!!! Lagu-lagu the Scripr are the best ever. Lagi selalu nemani gue pas patah hati dan ingat mantan

    BalasHapus