Senin, 03 Agustus 2015

Karena kamu tak tahu bagaimana rasanya jadi aku. Yang selalu menyembunyikan cemburuku di depanmu. Yang selalu membuang air mata ketika pikiranmu kembali gila. Yang hampir menyerah menghadapi dirimu.
Aku sedikit lelah. Aku merasa tak berguna.
Selamat malam.

Minggu, 02 Agustus 2015

"Are you happy here with me and the things we've got?"

Entah Apa

Karena kamu tak sehangat dulu. Kata-kata manis yang kau ucapkan saat awal-awal kita bersama entah pergi kemana. Tapi tak apa, aku lebih menyukai gayamu yang sekarang. Lebih santai, walaupun sedikit mengiris, tapi bermakna.

Entah itu karena bosan atau apa. Tapi hal itu wajar, bukan? Tapi rasanya akhir-akhir ini kamu sering mengacuhkan aku. Mungkin aku membosankan. Entah itu hanya perasaanku saja atau.... entahlah.

Semakin merasa tidak aman. Banyak orang di luar sana yang mencemoohku dalam diam. Awalnya tak masalah, tapi ini makin menjadi saja. Rasanya The world is bringing me down.

Tolong jangan mencari titik panasnya orang sabar. Sabar itu terbatas.

Aku bahkan tak mengerti apa yang aku tulis. Mengalir begitu saja dari dalam pikiranku.

Selamat malam.