Minggu, 21 Februari 2016

Another Protector

"Tidak bermaksud melarang, hanya saja aku ingin kamu senang," katanya.

Tulisan ini untuk kamu, Yang tak kunjung pulang.

Sebelum aku sebesar ini, satu-satunya yang berani berkata seperti itu adalah Bapak.
Larang sana, larang sini, akan tetapi semua larangannya ada benarnya. Membawaku sampai ke sini tanpa cacat sedikitpun.

Beruntungnya dia, aku penurut--walaupun aku mengakui bahwa aku sedikit memberontak.

Dia satu-satunya orang yang bisa menjadi apapun; Sosok Bapak, seorang guru, sosok pemimpin yang pertama kali aku kenal, sebuah bahu untuk bersandar, seseorang dengan pelukan hangat ketika aku mengadu bahwa dunia di sekitarku sangat dingin, seorang penasihat dengan jutaan pengalaman, yang selalu berjuang hidup mati untukku, sosok yang selalu aku kecewakan tapi dengan kebaikan hatinya Ia masih menerimaku, seorang pahlawan yang tak pernah terekpos media.

Apapun. Ia bisa menjadi apapun yang aku butuhkan.

Dan Ia tak akan bisa digantikan oleh apapun.

Kamis, 18 Februari 2016

Karena bahagianya Kita itu sederhana; Makan roti bakar atau martabak, atau hal gila yang pernah kita lakukan, mengelilingi Bundaran UGM sebanyak tiga kali dan berteriak, "Labaik Allahumma Labaik..."


Aku rindu kamu.

F*cking College Life



Hai!

Well, mumpung belum sibuk jadi kuluangkan waktuku untuk nulis. Ngga terlalu berat sih isi postingan ini, but.... mungkin in this post, I’ll tell you about how my college life looks like.

At first, I thought it will be fun. It will be cool. So far away from home. No one can’t stop me to hang out at 8 PM till 10 PM. No rules. My mom will not get mad when my room is messy. I can do whatever I want. All i thought about was a freedom.

Well, I expected that I would find another fellas that I could hang out with. Some idiotic friends that would beside me every single day. Some new companions that would help me when I need them.

But just like people says, Don’t expect too much.

I almost think that I already have “That Friend”, but I was wrong. I felt that happy at first when I was with her. But, day by day, month by moth, I don’t know, but I felt that I’m not fit in with this girl. She was kinda annoying. So I decided to make some space from her.

And that isn’t the worst thing.
So, what’s the worst thing, Nid?

The worst thing is Nobody can accept you for who you are.

See the point?